You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Normalisasi Waduk Ria-rio Dilanjutkan
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Normalisasi Waduk Ria-rio Dilanjutkan

Normalisasi Waduk Ria-Rio, Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, kembali dilanjutkan. Rencananya, pengerukan trase basah waduk seluas sekitar 9 hektare tersebut akan membuat kedalaman waduk menjadi 2 meter.

Aliran buang dahulu yang kita kuras baru waduknya. Untuk kebutuhan alat akan kita evaluasi, bila dibutuhkan akan kita tambah

Untuk melakukan pengerukan, Dinas Tata Air DKI Jakarta akan mengerahkan sebanyak 2 unit alat berat. Satu di antaranya menggunakan dragger dan satu lainnya menggunakan exavator long arm. Direncanakan, pengerjaan akan rampung pada Desember mendatang.

Kepala Bidang Aliran Timur, Dinas Tata Air DKI Jakarta, Irvan Amtha mengatakan, sebelum dilakukan pengerukan trase basah waduk, sejak kemarin pihaknya sudah memobilisasi alat berat. Satu unit drager sudah masuk ke area lokasi untuk melakukan pengerukan.

Antisipasi Genangan, Outlet Waduk Ria-rio Dikuras

"Satu lagi exavator long arm akan kita kirim malam ini. Jadi dragger mengeruk yang bagian dan exavator mengangkat lumpur dari pinggir," ujarnya, Kamis (22/10).

Dikatakan Irvan, sebelum pengerukan dilanjutkan Sudin PU Tata Air Jakarta Timur sudah lebih dahulu mengerjakan outlet waduk menuju Pompa Pulo Mas. Diharapkan, dengan pengerjaan oulet terlebih dahulu akan normalisasi.

"Aliran buang dahulu yang kita kuras baru waduknya. Untuk kebutuhan alat akan kita evaluasi, bila dibutuhkan akan kita tambah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1184 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1164 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye950 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye935 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye848 personBudhi Firmansyah Surapati